Panduan Lengkap Instalasi Marine Radar Furuno 1815 dari Awal Hingga Kalibrasi

Panduan Lengkap Instalasi Marine Radar Furuno 1815 dari Awal Hingga Kalibrasi

Mengenal Furuno 1815

Furuno 1815 merupakan marine radar X-Band yang dirancang untuk kapal nelayan, kapal wisata, kapal patroli, hingga kapal kerja. Radar ini menggunakan radome 19 inci dengan daya pancar 4 kW dan mampu mendeteksi target hingga 36 Nautical Miles (NM). Dengan layar LCD 8,4 inci dan antarmuka yang mudah digunakan, Furuno 1815 menjadi salah satu radar yang populer di dunia pelayaran.

Radar berfungsi membantu navigator mendeteksi kapal lain, garis pantai, pelampung, hujan, serta berbagai objek di sekitar kapal, terutama saat malam hari atau ketika jarak pandang terbatas akibat kabut dan hujan.


Persiapan Sebelum Instalasi

Sebelum melakukan pemasangan, pastikan seluruh komponen tersedia.

Komponen

  • Display Furuno 1815
  • Scanner Radar (Radome)
  • Radar Cable
  • Kabel Power
  • Fuse
  • Baut Stainless Steel
  • Dudukan Radar
  • GPS (Opsional tetapi disarankan)
  • Heading Sensor atau Gyro (Opsional untuk meningkatkan akurasi)

Peralatan Kerja

  • Bor listrik
  • Obeng (+) dan (-)
  • Kunci pas
  • Tang
  • Crimping Tool
  • Multimeter
  • Cable Tie
  • Marine Sealant

Menentukan Lokasi Scanner

Posisi scanner merupakan faktor yang sangat menentukan performa radar.

Scanner sebaiknya dipasang:

  • Setinggi mungkin.
  • Tidak terhalang tiang kapal.
  • Tidak berada di belakang cerobong asap.
  • Tidak berdekatan dengan antena VHF.
  • Memiliki pandangan 360°.

Contoh posisi pemasangan:

               Scanner Radar
             ┌───────────────┐
             │               │
             └───────────────┘
                     │
                     │
             Dudukan Scanner
                     │
══════════════════════════════════
         Atap Anjungan Kapal
══════════════════════════════════

Pastikan dudukan scanner benar-benar rata agar hasil pembacaan bearing tetap akurat.


Memasang Dudukan Scanner

Tentukan titik pemasangan menggunakan template bawaan Furuno.

Bor lubang sesuai ukuran baut.

Oleskan marine sealant di sekitar lubang baut agar air laut tidak masuk ke dalam atap anjungan.

Pasang baut stainless steel kemudian kencangkan secara menyilang sehingga dudukan tetap rata.


Memasang Scanner Radar

Setelah dudukan selesai dipasang, letakkan scanner secara perlahan di atas dudukan.

Masukkan seluruh baut pengikat.

Kencangkan baut sedikit demi sedikit secara menyilang.

Pastikan scanner tidak miring.

Periksa kembali bahwa scanner tidak dapat bergeser ketika digoyangkan.


Menarik Kabel Radar

Radar cable merupakan kabel utama antara scanner dan display.

Penarikan kabel harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Hindari jalur kabel AC 220 Volt.
  • Hindari kabel mesin.
  • Hindari area yang panas.
  • Jangan menekuk kabel terlalu tajam.
  • Gunakan cable tie setiap 40–50 cm.

Contoh jalur kabel:

Scanner
    │
    │
    │
════╪═══════════════
    │
    │
    │
Display Furuno

Saat kabel masuk ke dalam kabin, buat drip loop (lengkungan ke bawah) agar air hujan tidak mengalir masuk melalui kabel.


Memasang Display Furuno 1815

Display dipasang di ruang kemudi (bridge) pada posisi yang mudah dilihat dan dijangkau operator.

Perhatikan hal berikut:

  • Terlindung dari air hujan langsung.
  • Tidak terkena panas mesin.
  • Tidak terkena sinar matahari secara terus-menerus.
  • Memiliki ventilasi yang baik.
  • Mudah dijangkau saat kapal beroperasi.

Pemeriksaan Sebelum Wiring

Sebelum menyambungkan kabel listrik:

  • Pastikan baterai kapal dalam kondisi baik.
  • Tegangan berada pada kisaran 12–24 VDC.
  • Fuse belum putus.
  • Ground kapal tersambung dengan baik.
  • Tidak ada kabel yang terkelupas.
  • Jangan menyalakan radar sebelum seluruh kabel selesai dipasang dan diperiksa.

Bagian 2 – Instalasi Display, Wiring Power, dan Koneksi Data Furuno 1815

Memasang Display Furuno 1815

Setelah scanner radar terpasang dengan baik, langkah berikutnya adalah memasang unit display di ruang kemudi (bridge). Display merupakan pusat kendali radar sehingga harus ditempatkan pada lokasi yang mudah dilihat dan dijangkau oleh operator.

Posisi yang disarankan:

  • Mudah dijangkau saat mengemudikan kapal.
  • Tidak terkena air hujan secara langsung.
  • Terhindar dari getaran mesin yang berlebihan.
  • Tidak terkena panas matahari terus-menerus.
  • Memiliki ruang ventilasi yang cukup di belakang unit.

Pastikan kabel dari belakang display dapat dipasang tanpa tertekuk tajam.


Menentukan Jalur Kabel

Sebelum menarik kabel, tentukan jalur instalasi dari scanner menuju ruang kemudi.

Hindari jalur berikut:

  • Dekat kabel AC 220 Volt.
  • Berdekatan dengan kabel starter mesin.
  • Dekat generator kapal.
  • Dekat mesin utama.
  • Dekat antena radio berdaya tinggi.

Gunakan cable clamp atau cable tie setiap 40–50 cm agar kabel tetap rapi dan tidak bergerak akibat getaran kapal.


Diagram Jalur Kabel

          Scanner Radar
                │
                │ Radar Cable
                │
════════════════════════════════
      Tiang / Atap Bridge
════════════════════════════════
                │
                │
         Masuk Cabin
                │
                │
         Display Furuno

Pada saat kabel masuk ke dalam kabin, buat drip loop (lengkungan kabel ke bawah) sebelum masuk ke lubang agar air hujan tidak mengalir ke dalam melalui kabel.


Instalasi Kabel Power

Radar membutuhkan suplai listrik DC yang stabil. Gunakan kabel dengan ukuran yang sesuai panjang jalur kabel dan rekomendasi pabrikan. Jika ragu, pilih ukuran kabel yang lebih besar untuk mengurangi penurunan tegangan.

Urutan instalasi:

  1. Matikan sumber listrik kapal.
  2. Lepaskan terminal negatif baterai.
  3. Pasang sekring (fuse) pada jalur positif sedekat mungkin dengan sumber daya.
  4. Hubungkan kabel positif (+) ke terminal positif baterai melalui fuse.
  5. Hubungkan kabel negatif (−) ke ground atau terminal negatif baterai.
  6. Kencangkan semua terminal dan pastikan tidak longgar.

Contoh sederhana:

(+) Battery
     │
   Fuse
     │
     │
 Display Furuno
     │
     │
(-) Battery

Pemeriksaan Tegangan

Sebelum menyalakan radar, ukur tegangan menggunakan multimeter.

Periksa:

  • Tegangan baterai saat mesin mati.
  • Tegangan saat mesin hidup.
  • Tegangan pada terminal belakang display.

Jika terjadi penurunan tegangan yang besar saat scanner mulai berputar, periksa ukuran kabel, sambungan terminal, dan kondisi baterai.


Menghubungkan Scanner ke Display

Hubungkan radar cable dari scanner ke konektor radar pada bagian belakang display.

Pastikan:

  • Konektor bersih.
  • Tidak ada pin yang bengkok.
  • Pengunci konektor telah dikencangkan.
  • Kabel tidak tertarik atau terjepit.

Jangan memaksa memasukkan konektor karena dapat merusak pin.


Menghubungkan GPS

Agar radar dapat menampilkan posisi kapal dengan benar dan mendukung fungsi navigasi, sambungkan GPS yang kompatibel melalui antarmuka data yang didukung.

Pastikan parameter komunikasi (seperti kecepatan data/baud rate bila diperlukan) sesuai antara perangkat GPS dan radar.

Setelah terhubung:

  • Nyalakan GPS.
  • Tunggu GPS memperoleh posisi (fix).
  • Periksa pada menu radar apakah data posisi sudah diterima.

Menghubungkan Heading Sensor

Heading sensor atau gyro compass membantu radar menampilkan arah haluan kapal dengan lebih akurat.

Langkah umum:

  • Matikan daya perangkat sebelum pemasangan.
  • Hubungkan jalur data sesuai antarmuka yang digunakan.
  • Kencangkan konektor.
  • Nyalakan kembali perangkat.
  • Periksa apakah data heading sudah terbaca pada radar.

Apabila tidak menggunakan heading sensor, beberapa fungsi yang memerlukan referensi arah mungkin tidak bekerja secara optimal.


Manajemen Kabel

Setelah seluruh kabel selesai dipasang:

  • Ikat kabel menggunakan cable tie.
  • Pisahkan kabel daya dan kabel data bila memungkinkan.
  • Lindungi kabel yang melewati area tajam menggunakan pelindung kabel.
  • Beri label pada kedua ujung kabel agar mudah saat perawatan.

Penataan kabel yang baik akan memudahkan proses servis di kemudian hari dan mengurangi risiko gangguan akibat getaran kapal.


Pemeriksaan Sebelum Dinyalakan

Lakukan pemeriksaan akhir:

  • Scanner terpasang kuat.
  • Display terpasang kuat.
  • Semua konektor sudah terkunci.
  • Fuse sesuai spesifikasi.
  • Kabel tidak terjepit.
  • Tegangan catu daya stabil.
  • Area sekitar scanner bebas dari benda yang dapat menghalangi putaran antena.

Jika semua poin di atas sudah terpenuhi, sistem siap untuk proses pengaktifan awal (initial power-on) dan konfigurasi dasar pada menu instalasi, yang akan dibahas pada bagian berikutnya.

Bagian 3 – Pengaturan Awal (Initial Setup) dan Kalibrasi Marine Radar Furuno 1815

Setelah seluruh instalasi mekanis dan kelistrikan selesai, langkah berikutnya adalah melakukan pengaturan awal (Initial Setup). Tahap ini bertujuan memastikan radar bekerja dengan benar sebelum digunakan untuk navigasi.

Penting: Demi keselamatan, jangan melakukan pengujian pemancaran radar saat ada orang berada sangat dekat di depan antena. Ikuti jarak aman yang direkomendasikan oleh pabrikan.


Pemeriksaan Sebelum Menyalakan Radar

Pastikan kembali hal-hal berikut:

  • Scanner telah terpasang kuat.
  • Display telah terpasang dengan baik.
  • Semua konektor terkunci.
  • Kabel tidak terjepit.
  • Fuse sesuai spesifikasi.
  • Tegangan catu daya stabil.
  • Area di sekitar scanner bebas dari benda yang dapat mengganggu putaran antena.

Jika seluruh pemeriksaan telah selesai, radar siap dinyalakan.


Menyalakan Radar Pertama Kali

  1. Hidupkan panel listrik kapal.
  2. Hidupkan sumber daya radar.
  3. Tekan tombol POWER pada display.
  4. Tunggu proses booting hingga selesai.
  5. Radar akan melakukan pemeriksaan internal.
  6. Setelah sistem siap, layar utama akan tampil.

Apabila muncul pesan kesalahan, jangan langsung mengoperasikan radar. Catat kode atau pesan yang muncul dan periksa kembali instalasi.


Pemeriksaan Scanner

Setelah radar aktif:

  • Dengarkan apakah motor scanner berputar dengan suara normal.
  • Pastikan tidak ada getaran berlebihan.
  • Periksa apakah antena berputar dengan lancar.
  • Pastikan tidak ada benda yang menghalangi putaran.

Bila scanner tidak berputar, matikan radar dan periksa kembali sambungan kabel serta catu daya.


Pengaturan Dasar

Masuk ke menu pengaturan radar dan sesuaikan:

  • Bahasa tampilan.
  • Satuan jarak (Nautical Mile).
  • Format waktu.
  • Tingkat kecerahan layar.
  • Nada alarm.
  • Mode tampilan siang atau malam.

Pengaturan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan operator kapal.


Mengatur Gain

Gain mengatur sensitivitas penerimaan sinyal radar.

Cara mengatur:

  1. Pilih area laut terbuka.
  2. Naikkan Gain hingga mulai muncul noise (bintik-bintik pada layar).
  3. Turunkan sedikit sampai noise berkurang tetapi target tetap terlihat jelas.

Gain yang terlalu rendah dapat menyebabkan target kecil tidak terdeteksi, sedangkan Gain yang terlalu tinggi membuat layar dipenuhi gangguan.


Mengatur Sea Clutter

Sea Clutter digunakan untuk mengurangi pantulan dari permukaan laut.

Langkah pengaturan:

  1. Pilih area laut terbuka.
  2. Tingkatkan Sea Clutter secara perlahan.
  3. Hentikan saat pantulan ombak berkurang tetapi target kapal masih terlihat jelas.

Pengaturan yang terlalu tinggi dapat menghilangkan target kecil di sekitar kapal.


Mengatur Rain Clutter

Saat hujan, tetesan air dapat menimbulkan pantulan yang mengganggu.

Cara mengatur:

  1. Aktifkan Rain Clutter.
  2. Tambahkan sedikit demi sedikit.
  3. Berhenti ketika gangguan hujan berkurang tanpa menghilangkan target penting.

Mengatur Jangkauan (Range)

Furuno 1815 menyediakan beberapa pilihan jangkauan tampilan.

Sebagai panduan umum:

  • 0,125–0,5 NM untuk manuver di pelabuhan.
  • 0,75–3 NM untuk navigasi di perairan sempit.
  • 6–12 NM untuk pelayaran pantai.
  • 24–36 NM untuk pemantauan jarak jauh.

Sesuaikan jangkauan dengan kondisi pelayaran dan kepadatan lalu lintas kapal.


Kalibrasi Bearing

Bearing Alignment bertujuan menyamakan arah radar dengan arah haluan kapal.

Langkah:

  1. Pilih objek tetap yang mudah dikenali, misalnya mercusuar atau pelampung.
  2. Arahkan haluan kapal tepat ke objek tersebut bila kondisi memungkinkan.
  3. Bandingkan posisi objek pada radar dengan arah sebenarnya.
  4. Jika terdapat selisih, lakukan penyesuaian pada pengaturan bearing hingga posisi target sesuai.

Lakukan penyesuaian secara bertahap dan uji kembali setelah setiap perubahan.


Pemeriksaan Target

Setelah kalibrasi awal selesai:

  • Pastikan kapal di sekitar muncul pada layar.
  • Periksa garis pantai.
  • Periksa pelampung.
  • Bandingkan posisi target dengan kondisi nyata di sekitar kapal.

Jika target terlihat sesuai, berarti radar bekerja dengan baik.


Pengujian Fungsi Dasar

Lakukan pengujian terhadap fitur-fitur berikut:

  • Zoom.
  • Electronic Bearing Line (EBL).
  • Variable Range Marker (VRM).
  • Cursor.
  • Alarm target (jika digunakan).
  • Pengaturan kecerahan layar.

Pastikan setiap fungsi dapat dioperasikan dengan normal.


Pemeriksaan Setelah Instalasi

Sebelum kapal berlayar, lakukan pemeriksaan akhir:

  • Semua baut masih kencang.
  • Tidak ada kebocoran pada area pemasangan scanner.
  • Kabel tetap rapi dan tidak bergesekan dengan bagian tajam.
  • Scanner berputar tanpa hambatan.
  • Display merespons semua tombol dengan baik.
  • Radar dapat mendeteksi target di sekitar kapal.

Jika seluruh pemeriksaan telah selesai dan hasilnya baik, instalasi awal Furuno 1815 dapat dianggap selesai.

Pada bagian berikutnya akan dibahas uji coba di laut (sea trial), penyetelan lanjutan, perawatan berkala, dan panduan troubleshooting agar radar tetap bekerja secara optimal dalam jangka panjang.

Bagian 4 – Sea Trial, Perawatan, Troubleshooting, FAQ, dan Kesimpulan

Sea Trial (Uji Coba di Laut)

Setelah seluruh proses instalasi dan pengaturan awal selesai, langkah terakhir adalah melakukan sea trial. Pengujian ini bertujuan memastikan radar bekerja dengan baik dalam kondisi pelayaran sebenarnya.

Lakukan sea trial pada cuaca cerah dan gelombang yang relatif tenang agar hasil pengujian lebih mudah dievaluasi.


Pemeriksaan Saat Kapal Berjalan

Saat kapal mulai berlayar, lakukan pemeriksaan berikut:

  • Scanner berputar dengan normal.
  • Tampilan radar stabil.
  • Tidak muncul pesan kesalahan pada layar.
  • Tidak ada gangguan listrik dari mesin kapal.
  • Target tetap terlihat saat kapal berbelok.

Jika semua berjalan normal, lanjutkan ke pengujian target.


Pengujian Target

Cari beberapa objek di sekitar kapal seperti:

  • Kapal lain.
  • Pelampung navigasi.
  • Garis pantai.
  • Dermaga.
  • Pulau kecil.

Bandingkan posisi objek pada layar radar dengan kondisi nyata. Bila posisi dan arah target sesuai, berarti instalasi dan kalibrasi telah dilakukan dengan baik.


Pengujian Berbagai Jarak

Ubah Range secara bertahap, misalnya:

  • 0,125 NM
  • 0,25 NM
  • 0,5 NM
  • 1,5 NM
  • 3 NM
  • 6 NM
  • 12 NM
  • 24 NM
  • 36 NM

Pastikan target tetap muncul dengan jelas pada setiap skala yang sesuai dengan kondisi sekitar.


Pengujian Gain

Sesuaikan Gain pada beberapa kondisi:

  • Laut tenang.
  • Banyak kapal.
  • Dekat pelabuhan.
  • Perairan terbuka.

Tujuannya agar operator memahami pengaturan Gain yang paling sesuai untuk setiap kondisi pelayaran.


Pengujian Sea Clutter

Naikkan dan turunkan Sea Clutter sambil mengamati perubahan tampilan.

Pengaturan yang tepat akan mengurangi pantulan ombak tanpa menghilangkan target kapal.


Pengujian Rain Clutter

Jika memungkinkan, lakukan pengujian saat hujan atau simulasi pada kondisi dengan banyak gangguan pantulan.

Sesuaikan Rain Clutter secukupnya agar target tetap terlihat jelas.


Perawatan Berkala

Agar Furuno 1815 memiliki umur pakai yang panjang, lakukan perawatan secara rutin.

Setiap Minggu

  • Bersihkan layar menggunakan kain microfiber.
  • Periksa kondisi kabel yang terlihat.
  • Pastikan tidak ada baut yang longgar.

Setiap Bulan

  • Periksa konektor dari korosi.
  • Bersihkan permukaan scanner.
  • Periksa kondisi dudukan scanner.
  • Pastikan ventilasi display tidak tertutup debu.

Setiap Enam Bulan

  • Periksa semua sambungan kabel.
  • Periksa kondisi fuse.
  • Bersihkan area sekitar scanner.
  • Lakukan uji fungsi radar.

Setiap Tahun

  • Lakukan pemeriksaan menyeluruh oleh teknisi berpengalaman.
  • Periksa kondisi radome dan dudukan.
  • Evaluasi performa radar saat sea trial.

Troubleshooting

Radar Tidak Menyala

Kemungkinan penyebab:

  • Tegangan baterai rendah.
  • Fuse putus.
  • Kabel power longgar.
  • Sakelar panel belum aktif.

Solusi:

  • Periksa tegangan baterai.
  • Ganti fuse jika putus dengan nilai yang sesuai.
  • Kencangkan terminal.
  • Periksa panel distribusi listrik.

Scanner Tidak Berputar

Kemungkinan penyebab:

  • Kabel scanner belum terpasang sempurna.
  • Konektor longgar.
  • Hambatan mekanis pada scanner.

Solusi:

  • Matikan radar.
  • Periksa kembali konektor.
  • Pastikan tidak ada benda yang menghalangi putaran antena.

Banyak Noise Pada Layar

Kemungkinan penyebab:

  • Gain terlalu tinggi.
  • Sea Clutter belum diatur.
  • Interferensi dari perangkat elektronik lain.

Solusi:

  • Kurangi Gain secara bertahap.
  • Sesuaikan Sea Clutter.
  • Periksa penataan kabel dan jarak dari sumber interferensi.

Target Sulit Terlihat

Kemungkinan penyebab:

  • Gain terlalu rendah.
  • Range tidak sesuai.
  • Kondisi cuaca buruk.

Solusi:

  • Naikkan Gain sedikit demi sedikit.
  • Gunakan skala jarak yang sesuai.
  • Sesuaikan Sea Clutter dan Rain Clutter.

Tampilan Tidak Stabil

Kemungkinan penyebab:

  • Tegangan listrik tidak stabil.
  • Sambungan kabel longgar.

Solusi:

  • Periksa sistem kelistrikan kapal.
  • Kencangkan seluruh terminal.
  • Pastikan baterai dalam kondisi baik.

Tips Agar Radar Awet

  • Jangan menyalakan radar saat tegangan baterai sangat rendah.
  • Bersihkan layar hanya dengan kain lembut.
  • Hindari benturan pada radome.
  • Jangan mengecat permukaan scanner.
  • Periksa baut dudukan secara berkala.
  • Hindari menyemprotkan air bertekanan tinggi langsung ke konektor.

FAQ

Apakah Furuno 1815 dapat digunakan pada kapal nelayan?

Ya. Furuno 1815 banyak digunakan pada kapal nelayan, kapal wisata, kapal patroli, dan berbagai kapal kerja karena mudah dioperasikan dan memiliki jangkauan yang memadai.

Berapa lama proses instalasi?

Waktu pemasangan bergantung pada ukuran kapal, jalur kabel, dan jumlah perangkat yang dihubungkan. Pada instalasi yang sederhana, pekerjaan dapat selesai dalam satu hari, sedangkan instalasi yang lebih kompleks dapat memerlukan waktu lebih lama.

Apakah radar dapat digunakan tanpa GPS?

Radar tetap dapat berfungsi untuk mendeteksi target. Namun, integrasi dengan GPS dan sensor heading akan memberikan informasi navigasi yang lebih lengkap sesuai kemampuan sistem.

Mengapa gambar radar dipenuhi titik-titik?

Hal ini biasanya berkaitan dengan pengaturan Gain yang terlalu tinggi atau pantulan dari ombak dan hujan. Lakukan penyesuaian Gain, Sea Clutter, dan Rain Clutter sesuai kondisi.

Apakah radar memerlukan perawatan?

Ya. Pemeriksaan berkala terhadap kabel, konektor, dudukan, serta kebersihan layar dan scanner akan membantu menjaga kinerja radar.


Kesimpulan

Instalasi Marine Radar Furuno 1815 memerlukan perhatian pada pemilihan lokasi scanner, pemasangan dudukan yang kokoh, penarikan kabel yang rapi, penyambungan daya yang benar, serta pengaturan awal sebelum digunakan. Setelah instalasi selesai, lakukan pengujian di laut dan sesuaikan pengaturan seperti Gain, Sea Clutter, dan Rain Clutter agar tampilan radar optimal.

Perawatan rutin dan pemeriksaan berkala akan membantu menjaga keandalan sistem navigasi sehingga radar dapat mendukung keselamatan pelayaran dalam berbagai kondisi.


Tentang Renamarine

Renamarine menyediakan penjualan, instalasi, konfigurasi, dan layanan purna jual untuk berbagai peralatan navigasi dan komunikasi kapal, termasuk marine radar, GPS navigator, AIS, echo sounder, radio VHF/HF, autopilot, kompas, dan perlengkapan keselamatan pelayaran.

Apabila Anda membutuhkan konsultasi mengenai pemilihan atau instalasi perangkat navigasi kapal, tim Renamarine siap membantu memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan armada Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top